Pada kesempatan
ini, blog saya akan membahas tentang Cellular Wireless. Ada beberapa
pertanyaan yang akan saya mencoba bahas pada blog ini.
1. Jelaskan bagaimana cara kerja handphone agar terhubungan dengan panggilan telepon dan internet! (dalam bentuk flow chart)
2. Buatkan dalam bentuk tabel, perbedaan 1G, 2G, 3G, 4G, 5G, dan 6G!
3. Sebutkan
asal kota kalian dan lakukan speedtest internet https://www.speedtest.net/ dengan bantuan
orang di rumah dan screen capture hasilnya . Jelaskan bagaimana kondisi jaringan internet di rumah
kalian!
4. Saat ini Indonesia masih belum memiliki persebaran jaringan seluler yang merata. Beberapa wilayah masih menggunakan jaringan 3G. Dengan wacana pembangunan 5G di Indonesia pada tahun 2021. Menurut kalian apakah lebih baik Indonesia meratakan pembangunan 4G terlebih dahulu atau bertahan dengan kondisi yang ada dan langsung membangun jaringan 5G? Jelaskan alasan kalian!
1. Flowchart Cara Kerja Handphone agar Terhubung dengan Panggilan Telepon dan Internet
Gambar 1 Flowchart Cara Kerja Handphone agar Terhubung dengan Panggilan Telepon dan Internet
Saat kita berbicara di ponsel, suara Kita diambil oleh mikrofon ponsel Kita.
Mikrofon mengubah suara Kita menjadi sinyal digital dengan bantuan sensor MEMS
dan IC. Sinyal digital berisi suara Kita dalam bentuk nol dan satu. Antena di
dalam telepon menerima angka nol dan satu ini dan mentransmisikannya dalam
bentuk gelombang elektromagnetik. Gelombang elektromagnetik mengirimkan angka
nol dan satu dengan mengubah karakteristik gelombang, seperti amplitudo,
frekuensi, fase, atau kombinasi keduanya.
Misalnya, dalam kasus frekuensi, nol dan satu ditransmisikan dengan menggunakan frekuensi rendah dan tinggi masing-masing. Jadi, jika Kita bisa menemukan cara untuk mengirimkan gelombang elektromagnetik ini ke ponsel temanmu, Kita akan dapat membuat panggilan. Namun gelombang elektromagnetik tidak mampu melakukan perjalanan jarak jauh.
Untuk mengatasi masalah ini, diperkenalkan menara seluler dengan konsep teknologi seluler. Dalam teknologi seluler, sebuah wilayah geografis dibagi menjadi sel-sel heksagonal dengan setiap sel memiliki menara dan slot frekuensinya sendiri. Umumnya menara sel ini dihubungkan melalui kabel, atau lebih khusus lagi, kabel serat optik. Kabel serat optik ini diletakkan di bawah tanah atau lautan, untuk menyediakan konektivitas nasional atau internasional.
Gelombang elektromagnetik yang dihasilkan ponsel Kita diambil oleh menara
di sel Kita dan mengubahnya menjadi pulsa cahaya frekuensi tinggi. Pulsa cahaya
ini dibawa ke kotak transceiver dasar, terletak di dasar menara untuk
pemrosesan sinyal lebih lanjut, Setelah diproses, sinyal suara Kita dirutekan
menuju menara tujuan.
Setelah menerima pulsa, menara tujuan memancarkannya ke luar dalam bentuk
gelombang elektromagnetik, dan telepon teman Kita kemudian menerima sinyalnya.
Sinyal ini mengalami proses sebaliknya, dan teman Kita mendengar suara Kita.
2. Tabel Perbedaan 1G, 2G, 3G, 4G, 5G, dan 6G
3. Hasil Kondisi Jaringan internet di Rumah Saya
(a)
(b)
Gambar 3 (a) tes 1 dan (b) tes 2 Hasil Kondisi Jaringan Kondisi di Rumah Saya
Saya meminta
bantuan dari Kakak saya untuk melakukan spedtest dan dihasilkan dua gambar di
atas. Dilakukan dua kali tes kecepatan jaringan yang diakses pada https://www.speedtest.net/. Pada tes pertama
(gambar (a))didapat kecepatan unduh = 59,84 Mbps dengan Ping = 43 ms, sedangkan
pada tes kedua (gambar (b)) didapat kecepatan download = 60, 2 Mbps, kecepatan
upload = 26,1 Mbps dan Ping = 245 ms. Dari kedua tes tersebut bisa disimpulkan
bahwa jaringan di rumah saya bisa dikategorikan baik.
4. Pemerataan Jaringan 4G dan
Pembangunan Jaringan 5G di Indonesia
Menurut Saya lebih baik dijalankan
keduanya, pemerataan jaringan 4G dan pembangunan 5G. Kita sebagai negara
berkembang tentunya tidak boleh ketinggalan dengan perkembangan zaman, apalagi
dengan jaringan 5G yang merupakan jaringan super cepat dan dapat menambah nilai
plus untuk pembangunan industri di tanah air kita ini.
Hal ini merupakan tantangan besar
jaringan telekomunikasi di Indonesia karena bentuk geografis Indonesia yang
berbeda-beda dan wilayah yang begitu luas sehingga sebaran jaringan tidak
merata. kita tahu bahwa belum semua daerah di Indonesia merasakan jaringan 4G,
untuk itu pemerintah dan operator seluler terus berusaha memperluas jangkauan
4G ke berbagai wilayah di Indonesia.
Untuk pemerataan jaringan 4G sendiri Pemerintah
Indonesia sudah mulai membangun dari tahun 2016 dan di targetkan selesai tahun
2022, itupun sudah lebih cepat 10 tahun dari target awal selesai tahun 2032
jika dikerjakan biasa-biasa saja. Ini membuktikan bahwa Indonesia serius
menangani pemerataan jaringan 4G.
Usaha pemerintah yakni berusaha
melengkapi tiga paket jaringan tulang punggung serat optik Palapa Ring, usaha
tersebut merupakan salah satu program utama untuk menyambungkan seluruh wilayah
Indonesia ke jaringan telekomunikasi. Operator seluler diharapkan dapat
memanfaatkan infrastruktur ini untuk menarik kabel ke menara base transceiver
station atau BTS.
Pemerintah melalui Badan
Aksesibilitas dan Informasi (BAKTI) juga memiliki program membangun 5.000
menara BTS untuk daerah tertinggal, terdepan dan terluar Indonesia.
Program pembangunan infrastruktur
memang tidak secara spesifik untuk adopsi jaringan 5G di Indonesia kelak,
namun, Dirjen Ismail menyatakan pembangunan 4G di Indonesia sebagai persiapan
menuju jaringan generasi terbaru tersebut.
Pemerataan infrastruktur untuk
jaringan 4G ditargetkan dapat dimanfaatkan ketika Indonesia nanti mengadopsi
5G. Jaringan ini pun bisa berjalan dengan optimal melalui kabel serat optik
sehingga infrastruktur seperti Palapa Ring akan menentukan kualitas kekuatan
sistem 5G yang nanti dihadirkan oleh operator seluler.
Program universal service obligation
(USO), dana yang dihimpun dari operator seluler dan skema yang digunakan untuk
membiayai pembangunan BTS, diyakini bisa dimaanfatkan untuk membangun
infrastruktur 5G.
Jadi Pemerintah berupaya untuk menghadirkan 5G ke Indonesia, tanpa melupakan pemerataan jaringan 4G di sejumlah desa yang belum terlayani.
Sekian Blog saya kali ini, kurang dan lebihnya saya
mohon maaf. Semoga postungan blog kali ini dapat menjelaskan secara singkat Cellular Wireless dan semoga keempat jawaban di atas dapat dipaham serta dapat menjawab pertanyaan tersebut.
Terima kasih
Tidak ada komentar:
Posting Komentar